Latest News

Contoh Laporan OJL Calon Kepala Sekolah Tahun 2017

Contoh Laporan OJL Calon Kepala Sekolah Tahun 2017
 OJL Calon Kepala Sekolah Tahun 2017 atau On The Job Learning -  Persyaratan menjadi kepala sekolah tentu saja tidak dapat hanya dilihat dari aspek administratif, yaitu memenuhi persyaratan golongan, masa kerja, senioritas, dan lainnya. Tetapi persyaratan menjadi kepala sekolah, perlu diperhatikan dan dilengkapi dengan hasil monitoring para supervisor, lembaga penjaminan mutu pendidikan dan ahli pendidikan tentang kelayakannya untuk menduduki jabatan kepala sekolah di samping dukungan para guru dan masyarakat. Pentingnya latar belakang pendidikan sebagai gambaran kemampuan akademik juga menjadi hal penting, karena hal ini memberi jaminan bahwa sekolah itu mempunyai wawasan yang luas dan daya kompetitif yang tinggi.
Kepala Sekolah sangat berperan dalam menciptakan sekolah yang bermutu dan kompetitif. Slamet (2000) merekomendasikan tujuh belas karakteristik kepala sekoah yang tangguh yaitu :
  1. memiliki visi, misi, dan strategi dan memahami cara untuk mencapainya
  2. memiliki kemampuan untuk mengkoordinasikan sumber daya sekolah untuk memenuhi kebutuhan sekolah
  3. keputusan yang tepat, cepat dan akurat
  4. toleransi terhadap perbedaan dan tegas terhadap pencapaian tujuan;
  5. memobilisasi sumber daya sekolah;
  6. mengeliminasi pemborosan dan memotivasi anggotanya
  7. pola pikir menggunakan pendekatan sistem
  8. memiliki indikator kejelasan tugas pokok dan fungsi
  9. memahami dan menghayati perannya sebagai manajer sekolah
  10. mengembangkan kurikulum, pembinaan personalia, manajemen peserta didik, perlengkapan fasilitas, keuangan dan hubungan masyarakat
  11. melakukan analisis SWOT
  12. membangun team working yang cerdas dan kompak
  13. mendorong kreatifitas dan inovasi
  14. mendorong tipikal perilku sekolah yang ideal dan bermutu; 
  15. menggunakan manajemen berbasis sekolah
  16. fokus kegiatan pada proses pembelajaran, dan 
  17. memberdayakan dengan prinsip-prinsip demokrasi pendidikan.
Di dalam Permendiknas dinyatakan bahwa seorang kepala sekolah harus mempunyai dimensi kompetensi kepribadian, manajerial,kewirausahaan, supervisi dan sosial. Dengan standar tersebut diharapkan seluruh kepala sekolah/madrasah di   Indonesia   memiliki   kompetensi   yang   layak   sebagai   kepala   sekolah/madrasah. Setiap calon kepala sekolah/madrasah harus memiliki sertifikat sebagai calon kepala sekolah/madrasah. Salah satu tahapan dalam proses sertifikasi ini adalah pelaksanaan Analisis Kebutuhan Pengembangan Keprofesian (AKPK).

AKPK adalah instrumen berbentuk angket yang digunakan untuk memetakan keprofesian calon kepala sekolah/madrasah. AKPK bersifat individual dan merupakan alat refleksi bagi calon kepala sekolah/madrasah untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan pengalaman yang sudah dimilikinya berkenaan dengan kompetensi calon kepala sekolah/madrasah.

Dijelaskan bahwa seorang guru yang telah dinyatakan lulus seleksi calon kepala sekolah diharuskan mengikuti pendidikan dan pelatihan sebagai kegiatan pemberian pengalaman pembelajaran teoretik maupun praktik yang bertujuan untuk menumbuhkembangkan pengetahuan, sikap dan keterampilan pada dimensi-dimensi kompetensi kepribadian, manajerial, kewirausahaan, supervisi, dan sosial.

Berdasarkan hasil AKPK yang nantinya di lakukan seperti yang tersebut dan hasil dari evaluasi diri sekolah yang telah dibuat ditemukan kelemahan dan  untuk meningkatkan program sekolah oleh karena itu maka On the Job Learning (OJL) akan di laksanakan dengan tema tertentu sesuai dengan masalah yang terjadi.

Sebagai sebuah referensi dalam pembuatan Laporan OJL Calon Kepala Sekolah/Madrasah berikut akan Admin Guru Kelas bagikan secara lengkap hasil laporang yang telah di buat oleh salah seorang kepala sekolah dan mendapatkan pengamatan hasil On the Job Learning yang sangat bagus. Berikut file selengkapnya, silahakan bagi Bapak dan Ibu yang membutuhkannya untuk mendownloadnya pada link di bawah ini.

Contoh Laporan OJL Calon Kepala Sekolah / On The Job Learning 

Pengertian On The Job Learning (OJL) adalah kegiatan atau proses belajar bekerja dalam lingkungan kerja yang normal. Dengan belajar bekerja dalam konteks yang realistis akan mendapat banyak pengalaman dari latihan mengambil sebuah keputusan dan umpan balik serta banyak pengulangan kegiatan dari waktu ke waktu. OJL bukan proses pembelajaran dalam arti bukan belajar mencari ilmu pengetahuan baru melainkan mencari pengalaman baru. On The Job Learning (OJL) menjadi cara yang paling efektif untuk belajar bekerja. Tentu saja, konteks dan praktek dan umpan balik harus dirancang dengan baik dan selaras dengan pekerjaan di masa depan.
COPER & LEMBAR PENGESAHAN (DOWNLOAD)
KATA PENGANTAR & DAFTAR ISI (DOWNLOAD)
BAB I (DOWNLOAD)
BAB II (DOWNLOAD)
BAB III (DOWNLOAD)
BAB IV (DOWNLOAD)
LAMPIRAN 1 : A. RENCANA TINDAK LANJUT (DOWNLOAD)
                         : B. JURNAL KEGIATAN (DOWNLOAD)
LAMPIRAN 2 : A. MATRIK RTK (DOWNLOAD)
                         : B. DAFTAR HADIR KEGIATAN (DOWNLOAD)
                         : C. INSTRUMEN MONEV (DOWNLOAD)
LAMPIRAN 3 : INSTRUMEN KEGIATAN SUPERVIS GURU JUNIOR (DOWNLOAD)
LAMPIRAN 4 : PERANGKAT PEMBELAJAAN (DOWNLOAD)
LAMPIRAN 5 : KAJIAN MANAJERIAL (DOWNLOAD)
LAMPIRAN 6 : INSTRUMEN KOMPETENSI BERDASARKAN AKPK (DOWNLOAD)
LAMPIRAN 7 : DOKUMENTASI KEGIATAN (DOWNLOAD)

0 Response to "Contoh Laporan OJL Calon Kepala Sekolah Tahun 2017 "